BIMBINGAN KONSELING
SMA NAHDLATUL ULAMA 1 GRESIK
Sebagai konselor di sekolah mempunyai tanggung jawab untuk menyelenggarakan layanan bimbingan dengan sebaik-baiknya. Sesuai dengan pengertian “Bimbingan dan Konseling menurut SK Mendikbud No. 025/0/1995, bahwa Bimbingan dan Konseling di sekolah adalah proses bantuan khusus yang diberikan kepada semua peserta didik di dalam memahami diri, mengarahkan diri, bertindak serta bersikap dengan tuntutan dan keadaan lingkungan Sekolah, keluarga dan masyarakat dalam rangka mencapai perkembangan yang optimal, maka nyatalah bagi kita bahwa layanan bimbingan harus berdasarkan dan terarah pada pencapaian tujuan pendidikan disetiap jenjang pendidikan.
A. Pengertian Bimbingan Konseling
Bimbingan dan konseling adalah pelayanan bantuan untuk peserta didik, baik secara perorangan maupun kelompok, agar mandiri dan berkembang secara optimal, dalam bimbingan pribadi, bimbingan sosial, bimbingan belajar, dan bimbingan karir, melalui berbagai jenis layanan dan kegiatan pendukung, berdasarkan norma-norma yang berlaku.
Dari pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa bimbingan konseling merupakan pelayanan bantuan pada peserta didik dalam hal ini adalah siswa , agar siswa mampu mengenal kekuatan dan kelemahan dirinya sendiri serta mampu menerimanya secara positif . dan agar siswa mampu mengenal lingkunagn baik lingkunagn social dan lingkungan fisik agar siswa mampu menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Demikian juga agar siswa mampu merencanakan masa depan karir nya sesuai dengan keinginannya.
B. Visi dan Misi Bimbingan Konseling
Visi bimbingan dan konseling mengacu kepada kehidupan manusia yang membahagiakan, bimbingan dan konseling membantu siswa untuk mampu mandiri, berkembang, dan berbahagia.
Misi bimbingan dan konseling di sekolah memberikan pelayanan bantuan agar siswa berkehidupan sehari-hari yang efektif dan mandiri berkembang secara optimal melalui dimiliknya berbagai kompetensi berkenaan dengan pengembangan diri, pemahaman lingkungan, pengambilan keputusan dan pengarahan diri, merencanakan masa depan, berbudi pekerti luhur serta beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME.
C. Tujuan Bimbingan Konseling
Tujuan umum bimbingan dan konseling ialah memandirikan peserta didik dan mengembangkan potensi mereka secara optimal. Tujuan umum tersebut dijabarkan ke dalam tujuan yang mengarah kepada keefektifakn hidup sehari-hari dengan memperhatikan siswa.
D. Fungsi Bimbingan Konseling
Pelayanan bimbingan konseling memiliki fungsi sebagai berikut :
1. Fungsi Pemahaman
2. Fungsi Pencegahan
3. Fungsi Pengentasan
4. Fungsi Pemeliharaan dan Pengembangan
E. Jenis-jenis Bimbingan
Pemberian layanan bimbingan konseling pada siswa mengacu pada empat jenis bimbingan, yaitu :
1. Bimbingan Pribadi
2. Bimbingan Belajar
3. Bimbingan Sosial
4. Bimbingan Karir
F. Kegiatan Pokok Bimbingan Konseling
1. Kegiatan Layanan
Kegiatan bimbingan dan konseling di sekolah diselengggarakan melalui layanan orientasi, informasi, penempatan dan penyaluran, pembelajaran, konseling perorangan, bimbingan kelompok, dan konseling kelompok.
2. Kegiatan Pendukung
Untuk mendukung kelancaran dan keberhasilan layanan bimbingan konseling dilakukan dengan adanya kegiatan pendukung, yaitu : aplikasi instrumentasi, himpunan data, konferensi kasus, kunjungan rumah, dan alih tangn kasus.
3. Program Bimbingan dan Konseling
Meliputi :
a. Program Tahunan
b. Program Semesteran
c. Laporan Bulanan
d. Agenda Mingguan
e. Agenda kegiatan Harian
4. Alokasi Waktu dan jadwal Kegiatan
Kegiatan bimbingan dan konseling di sekolah dilaksanakan secara :
a. Langsung dengan cara Guru BK secara langsung bertatap muka dengan siswa secara klasikal dengan alokasi waktu 1 jam pelajaran perminggu per kelas. Dapat juga dilakukan diluar jam mata pelajaran atau di luar jam sekolah
b. Tidak langsung, dapat dilaksanakan oleh guru BK di luar jam pelajaran sekolah seperti pengelolaan himpunan data, pengolahan hasil instrumentasi, konferensi kasus, kunjungan rumah, pengelolaan kegiatan bimbingan dan konseling pada umunya, termasuk alih tangan kasus
5. Penilaian dalam Bimbingan dan Konseling
Hasil layanan bimbingan dan konseling perlu dinilai untuk mengetahui efektifitas layanan dan dampak positif yang diperoleh siswa yang dilayani. Focus penilaian hasil layanan adalah diperolehnya pemahaman baru, berkembangnya perasaan positif, dan rencana kegiatan yang akan dilaksanakan pasca layanan demi terentaskannya masalah secara tuntas
G. Azas-azas Bimbingan Konseling
1. Azas Kerahasiaan
2. Azas Kesukarelaan
3. Azas Keterbukaan
4. Azas Kegiatan
5. Azas Kemandirian
6. Azas Kekinian
7. Azas Kedinamisan
8. Azas Keterpaduan
9. Azas Kenormatifan
10. Azas Keahlian
11. Azas Alih Tangan Kasus
12. Azas Tut Wuri Handayani
H. Personel Bimbingan Konseling Beserta Pembagian Tugas
Sesuai dengan ketentuan SK bersama MENDIKBUD dan kepala badan administrasi kepegawaian negara No: 0433/P/1993 dan No. 25 Th. 1993 diharapkan pada setiap sekolah ada petugas yang melaksanakan layanan bimbingan yaitu Guru pembimbing/Konselor dengan ratio 1 orang guru pembimbing/konselor untuk 150 orang. Adapun di SMA Nahdlatul Ulama 1 Gresik jumlah konselor yang ada sebanyak 7 orang, sedangkan jumlah siswa seluruhnya siswa dengan jumlah kelas sebanyak 29 kelas.
Adapun pembagiannya adalah sebagai berikut :
|
No |
Guru BK |
Kelas |
Jumlah Siswa |
Jumlah Keseluruhan siswa |
|
1 |
Drs. H. M. Hasyim Abbas |
|
|
Koordinator |
|
2 |
Drs. Hayyi |
X – 6 X – 7 XII IPA 4 XII IPS 2 |
38 38 26 40 |
142 Siswa |
|
3 |
Hidayatul Faizah S.Ag. |
X 5 X 10 XI IPA 2 XI IPA 5 XII IPA 1 XII IPA 6 |
38 39 38 40 36 40 |
231 |
|
4 |
Roudlotul Jannah, S.Psi, MM. |
X 8 XI IPS 1 XI IPS 2 XI IPA 4 XII IPA 3 XII IPA 5 |
38 30 37 40 40 40 |
225 Siswa |
|
5 |
Sulin S.Pd. |
X 1 XI IPA 1 XI IPA 3 XII IPS 1 |
31 37 40 40 |
148 Siswa |
|
6 |
Liza Fauziyah, S.Pd. |
X 3 X 4 XI IPA 6 XII IPS 3 XII IPS 4 |
32 37 38 39 40 |
186 Siswa |
|
7 |
Rima Dhanawati Muniroh, S.Pd. |
X 2 X 9 XI IPA 7 XII IPA 2 |
32 38 40 38 |
148 Siswa |
I. Hubungan Kerjasama Guru BK
Untuk kelancaran bimbingan yang diberikan pada siswa, maka perlu adanya kerjasama diantaranya :
1. Dengan personil sekolah, meliputi : Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Wali Kelas, Guru Mata Pelajaran, dan Karyawan Sekolah.
2. Dengan pihak luar sekolah, meliputi :
a. Wali Murid
b. Instansi Terkait ( Petugas Puskesmas, Rumah Sakit, Pihak Kepolisian, dll)
J. Sarana dan Prasarana
Meliputi :
1. Ruang Guru BK
2. Ruang Tamu
3. Ruang Konseling Individu
4. Ruang Konseling Kelompok
5. Ruang Kepustakaan
6. Ruang Penyimpanan Data
K. Organisasi Pelayanan BK
Here's our sliding panel/drawer made using jQuery with the toggle function and some CSS3 for the rounded corners
This panel could also be placed on the right. This could be particularly useful if, like me, you have a left-aligned website layout.